Adsense

Minggu, 06 Februari 2011

RF SPEECH PROCESOR FOR SSB TRANSCEIVER





Menggunakan perangkat QRP harus sabar dan telaten, terutama untuk mode voice. Meningkatkan "kekuatan" antenna adalah cara yang lazim untuk meningkatkan penerimaan signal di sisi lawan bicara.
Jika kita bekerja di band 30M, 20M, 15M, dan 10M mungkin tidak ada masalah. Dengan yagi antenna beberapa elemen, sudah bisa menjadi alternatif cara meningkatkan kekuatan signal sebesar 6-10db (1-1.5 S), cukup lumayan untuk melawan QRM yang timbul. Bagaimana kalau bekerja di band 160M, 80M, dan 40M? Sepertinya sangat sulit membuat high gain antenna seperti di atas.
Alternatif lainnya adalah meningkatkan "kekuatan suara" (talk power) dari transmitter-nya. Beberapa perangkat SSB transceiver buatan pabrik, biasanya sudah built-in audio speech processor atau/dan rf speech processor.

Apa perbedaan antara audio speech processor dan rf speech processor?

AUDIO SPEECH PROCESSOR, adalah "pengolahan signal audio" di dalam spektrum audio (di bawah 20khz). Biasanya akan menambah s-meter sebesar 2-3db. Pemotongan signal amplitudo suara akan menghasilkan harmonik suara yang sangat mengganggu, sehingga pemotongan amplitudo tidak boleh terlalu besar. Audio 400Hz, akan menghasilkan harmonik 800Hz, 1200Hz, dst yang akan bercampur dengan suara aslinya, sehingga akan mengurangi detail suara. Speech processor ini biasanya sebagai kelengkapan low end ssb transceiver.

RF SPEECH PROCESSOR, adalah "pengolahan signal audio" di dalam spektrum RF (>100Khz). Biasanya akan menambah penerimaan sebesar 6-15db (1-1.5S). Hanya terdapat di mid-high end SSB transceiver.
Kualitas suaranya jernih dan modulasi terasa sangat menonjol, tetapi agak "punch", cocok digunakan untuk check-in, kontes, dan DX. Bagi anda yang senang regchewing, kurangi ratio pemotongan signalnya.

Cara kerjanya (lihat diagram block) :
  1. Audio diumpan ke modulator (misal 455Khz)
  2. Output moulator akan di filter dengan keramik filter 455Khz dengan lebar 2.0-5.0Khz
  3. RF yang termodulasi (SSB atau DSB) akan diperkuat sebesar-besarnya (40-50db)
  4. signal RF di potong dengan diode limiter (2x 1N4148), jika signal inputnya sekitar 4V, maka diode limiter akan memotong signal RF sehingga tinggal 0.7V
  5. pemotongan signal rf mengahsilkan signal harmonik (910Khz, dst), maka signal RF tersebut harus difilter kembali
  6. Output RF di umpan ke demodulator untuk dikembalikan menjadi signal audio
  7. Hasilnya outputnya adalah signal audio yang bersih.
Pengaturan besaranya pemotongan signal RF dilakukan oleh VR1. VR1 harus diatur agar pemotongan signal tidak mengganggu detail suara.

Skema di atas menggunakan 2x NE602. Ukuran pcb 5cm x 5cm. IC ini sulit dicari di Indonesia. Saya sedang memodifikasi skema ini untuk mengganti NE602 dengan TA7320 (Toshiba), skemanya terlampir.



Dengan meningkatkan kekuatan suara. maka perangkat 5W ssb transceiver akan diterima oleh lawan bicaranya setara dengan RF power sebesar 50W

Modul ini juga bisa digunakan untuk perangkat SSB transceiver lainnya (FT-817, IC-703, dsb).

Referensi :
1. RF SPEECH PROCESOR by DF4ZS
2. A Double-Sideband Limiting RF (HF) Speech Processor by PA0FRI
3. ARRL Radio Amateur Handbook 2001, page 17.44

2 komentar:

  1. wah keren bang!!
    salam kenal bang saya di ambon
    saya punya perangkat HF Icom Ic 725
    waktu pake ngebreak kata teman2 QSO modulasi saya kurang bagus, katanya suara saya ketinggalan dan kesannya terlalu treble untuk modulasi saya..
    kira kira dengan alat ini bisa membantu gak bang?
    saya penasaran pengen mencobanya,, kira2 bisa gak bang saya mendapatkan PCBnya yang udah jadi,
    makasih salam akrab diudara dan 73
    wassallam...

    BalasHapus
  2. oh iya ini email saya bang, bayu.ambon56@gmail.com
    mohon di respon ya,, makasih salam keluarga
    wasallam wr wb...

    BalasHapus